Blog

Panduan Edukator Herbal Berbasis Evidence-Based Medicine (EBM)

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan tanaman obat terbesar di dunia dan penggunaan herbal telah menjadi bagian dari budaya masyarakat. Namun, meningkatnya penggunaan herbal juga diikuti oleh maraknya informasi yang tidak berbasis bukti, klaim berlebihan, serta rendahnya literasi mengenai keamanan dan efektivitas produk herbal. Kondisi ini menuntut tenaga kesehatan, khususnya mahasiswa kedokteran sebagai calon dokter, memiliki

kompetensi untuk memberikan edukasi yang ilmiah, objektif, dan berorientasi pada keselamatan

pasien.

Panduan Edukator Herbal Berbasis Evidence-Based Medicine (EBM) disusun sebagai buku referensi sekaligus panduan pembelajaran yang mengintegrasikan ilmu herbal, prinsip Evidence-Based Medicine, komunikasi kesehatan, dan praktik edukasi masyarakat. Buku ini membahas konsep dasar herbal, regulasi obat tradisional di Indonesia, cara menilai bukti ilmiah, keamanan penggunaan herbal, interaksi obat-herbal, serta pemanfaatan herbal berbasis bukti pada berbagai penyakit yang sering dijumpai di pelayanan kesehatan primer.

Lebih dari sekadar buku teori, buku ini dilengkapi dengan studi kasus, latihan, refleksi, role play, simulasi konsultasi dokter-pasien, penyusunan media edukasi, hingga perangkat pembelajaran yang dapat langsung digunakan dalam kegiatan akademik maupun pengabdian kepada masyarakat.

Dengan pendekatan yang sistematis, aplikatif, dan berbasis bukti ilmiah, buku ini diharapkan menjadi rujukan bagi institusi pendidikan kedokteran dan kesehatan dalam menghasilkan tenaga

kesehatan yang mampu menjadi edukator herbal yang profesional, kritis, komunikatif, dan mengutamakan keselamatan pasien.

Penulis:
Dr. dr. Gladys Dwiani Tinovella Tubarad, M.Pd.Ked
Tahun: 2026
Halaman: xx + 310 hlm
Ukuran: 15,5 x 23 cm

Leave a Comment